Jaket Kulit Domba VS Jaket Kulit Sapi, Mana Yang Lebih Unggul ?

Jaket Kulit Domba VS Jaket Kulit Sapi, Mana Yang Lebih Unggul ?

Dewasa ini produk-produk kerajinan kulit banyak ditemukan di pasaran. Dimana jenis kulit yang mendominasi di pasaran biasanya adalah berasal dari kulit domba dan kulit sapi. Secara kasat mata memang keduanya hampir sama. Sehingga terjadi persaingan antara produk kulit Domba VS kulit Sapi.  

Salah satu produk kerajinan kulit yang banyak ditemukan menggunakan bahan kulit domba dan kulit sapi adalah jaket. Artikel ini akan membahas jaket kulit Domba VS kulit Sapi. Pembahasan akan dimulai dari karakteristiknya, kemudian perbedaannya dan tips untuk membelinya supaya tidak tertipu.

Karakteristik Jaket Kulit Domba VS Jaket Kulit Sapi

  • Kulit Domba

Jaket Kulit Domba

Kulit Domba dinilai memiliki kualitas yang baik dan banyak orang yang tidak meragukannya. Jaket yang menggunakan kulit Domba ada beberapa model seperti misalnya jaket hoodie, blazer dan lainnya. Jaket – jaket ini laku di pasaran dan banyak dicari oleh masyarakat di Indonesia.

Di Indonesia kulit Domba tidak susah dicari. Beberapa peternak memang sengaja beternak Domba untuk diambil wolnya. Wol ini nantinya akan diolah dan menjadi bahan dasar untuk membuat jaket kulit. Wol yang berkualitas baik diperoleh dari peternak yang merawat Dombanya dengan sangat baik.

Perawatan yang baik tidak hanya dilihat dari perawatan internal saja, namun juga harus memperhatikan faktor eksternal seperti misalnya kebersihan lingkungan kandang dan lokasi kandang. Adapun faktor internal yang mempengaruhi seperti misalnya pemberian makanan yang tidak boleh sembarangan dsb.

Untuk mendapatkan tekstur kulit domba yang baik maka dilakukan proses pengerutan. Sistem pengerutan  ini sudah diterapkan sejak lama di Negara Prancis, dimana disana merupakan pusat mode fashion dunia. Banyak yang memilih kulit Domba dikarenakan bobotnya yang sangat ringan.

Selain ringan, kulit Domba juga memiliki tingkat kelenturan yang tinggi. Sehingga untuk bahan jaket sangat cocok, apalagi jika untuk gaya maka jaket yang menggunakan kulit ini akan terlihat mempesona. Selain itu, jaket kulit Domba juga mendukung jika digunakan di ruangan tertutup seperti misalnya studio foto indoor.

Sehingga banyak penata busana dan fotografer jika memilih jaket yang digunakan untuk foto indoor mereka memilih jaket kulit Domba. Perpaduan bawahan jaket untuk model pria biasanya adalah celana jeans, sedangkan untuk wanita biasanya short dress.

  • Kulit Sapi

Jaket Kulit Sapi

Jaket kulit Sapi juga tidak mau kalah dengan jaket kulit Domba. Struktur permukaan jaket yang tegas dan konsisten menjadikan jaket kulit banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia. Selain digunakan untuk bahan membuat jaket, kulit Sapi juga dapat digunakan untuk produk fashion lain seperti ikat pinggang dsb.

Jenis Sapi yang konon mampu menghasilkan kulit 2x lebih banyak dari jenis Sapi lainnya adalah Sapi Bavaria. Harga kulit sapi bermacam-macam menyesuaikan beratnya, kemudian jenis kelaminnya dan usia si Sapi. Semakin tinggi aspeknya maka harganya akan semakin mahal.

Jaket kulit Sapi banyak diminati oleh masyarakat karena memiliki daya abrasi yang tinggi. Ini akan membuat jaket tidak mudah rusak, jika Anda merawatnya dengan baik. Namun sayangnya jaket kulit Sapi tidak lentur dan memiliki bobot yang ringan.

Maka dari itu jaket kulit Sapi tidak banyak diminati oleh pelaku dunia fashion. Namun beberapa pelaku dunia fashion dan modeling memilih jaket kulit Sapi karena struktur jaketnya halus dan memiliki serat yang halus. Selain itu jaket kulit Sapi juga cocok untuk digunakan di luar atau studio outdoor.  

Biasanya para penata busana memadukan jaket kulit Sapi dengan kemeja atau kaos yang kasual. Adapun untuk bawahan adalah berupa jeans. Mode tampilan seperti ini merepresentasikan kebebasan. Mode ini sangat cocok untuk Anda yang berangan-angan berhasil dalam menaklukan dunia.

Perbedaan Jaket Kulit Domba dan Jaket Kulit Sapi

Perbedaan Jaket Kulit Domba dan Jaket Kulit Sapi

Setelah Anda menyimak karakteristik dari jaket kulit Domba VS kulit Sapi apakah Anda sudah ada gambaran jaket mana yang memiliki kualitas paling bagus. Jika belum Anda bisa menyimak penjelasan perbedaan diantara keduanya berikut ini:

  • Warna

Warna jaket kulit Domba adalah lebih terang dan mengkilap ketika terkena cahaya. Sementara, warna jaket kulit Sapi cenderung lebih gelap atau redup, sehingga ketika terkena pantulan sinar maka tidak akan ada efek mengkilap pada permukaan jaketnya.

Corak warna diantara keduanya juga berbeda. Jaket kulit Domba corak warnanya terlihat segar, sedangkan jaket kulit Sapi lebih menunjukkan tampilan yang kalem, elegan dan glamour. Anda bisa memilih salah satu sesuai dengan selera Anda. 

  • Tingkat Kelenturan

Jika dibandingkan dengan jaket kain, jaket kulit memang lebih kaku dari sisi teksturnya. Namun jika dibandingkan dengan sesame jaket kulit, maka antara satu jenis kulit dengan yang lainnya memiliki perbedaan.

Jaket kulit Domba tekstur jaketnya lebih lentur jika dibandingkan dengan jaket kulit Sapi. Ketika Anda mengenakannya tampilan jaket nampak terlihat mengikuti lekukan tubuh. Adapun jaket kulit Sapi tidak akan mengikuti lekuk tubuh, oleh karenanya banyak yang menggunakan kulit sapi sebagai bahan aksesoris saja.

  • Tekstur

Tekstur jaket kulit jika dibandingkan dengan jaket kain memang sangatlah berbeda. Tekstur jaket kulit nampak lebih tegas dan kuat. Namun antara jaket kulit Domba VS kulit Sapi memiliki tekstur yang berbeda. Jaket kulit Domba teksturnya lebih lembut jika dibandingkan dengan jaket kulit Sapi.

Anda dapat mengenalinya dengan meraba pada permukaan jaket, jika permukaannya kasar berarti bahan dasarnya lembut menggunakan kulit domba dan jika kasar menggunakan kulit Sapi. Perbedaan ini tentunya sangat mempengaruhi kenyamanan penggunanya.

  • Harga

Karena berdasarkan perbedaan – perbedaan di atas jaket kulit Domba lebih unggul jika dibanding jaket kulit Sapi, maka dapat disimpulkan harga jaket kulit Domba lebih mahal dari jaket kulit Sapi. Jika Anda tidak percaya silahkan untuk mengecek harganya di pasar.

  • Tingkat Ketebalan

Seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa jaket kulit Domba sangat cocok untuk digunakan di ruangan tertutup, sebab jaketnya tidak terlalu tebal. Berbeda dengan dengan jaket kulit Sapi yang sangat dianjurkan digunakan di luar ruangan karena ketebalannya cukup tinggi.

Karena jaket kulit Sapi lebih tebal, maka jaket ini memiliki berat yang lebih besar jika dibandingkan dengan jaket kulit Domba. Hal ini mengingat juga bahwa jaket kulit Domba cenderung tipis dan memiliki tingkat kelenturan yang tinggi.

Sebagai salah satu fashion unggulan dan proses pembuatannya yang membutuhkan proses, maka tidak heran jika jaket kulit dibanderol dengan harga yang mahal. Hal ini dilirik oleh beberapa produsen yang tertarik untuk memproduksi jaket kulit berbahan dasar kulit Domba dan kulit Sapi.

Diantara kedua jenis jaket kulit ini memang terdapat perbedaan. Misalnya dari segi warna, kemudian tingkat kelenturan, tingkat ketebalan, harga dan tekstur jaketnya. Memang dalam banyak aspek jaket kulit Domba lebih unggul jika dibandingkan dengan jaket kulit Sapi.

Oleh karenanya harga jaket kulit Domba lebih mahal jika dibandingkan dengan jaket kulit Sapi. Tapi jika yang Anda cari dari jaket adalah fungsinya, yaitu pakaian yang berguna untuk menghangatkan tubuh, maka jaket kulit Sapi adalah pilihan yang tepat, sebab jaketnya memiliki tingkat ketebalan yang tinggi.

Copyright 2021 rilmen.id