6 Jenis Kulit Hewan Yang Dapat Dijadikan Bahan Kerajinan

6 Jenis Kulit Hewan Yang Dapat Dijadikan Bahan Kerajinan

Pastinya produk kerajinan dari bahan kulit bisa ditemui banyak di Indonesia. Indonesia dengan segala keelokannya memang dikenal sebagai negara berseni. Salah satu kesenian yang diunggulkan adalah produk kerajinannya yang orisinil dengan bahan kulit hewan asli. Ada beberapa jenis kulit hewan yang dapat dijadikan bahan kerajinan menjadi produk yang bernilai seni tinggi.  

Kulit-kulit tersebut akan diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan kerajinan yang cantik dan menarik. Penasaran kulit hewan apa saja yang bisa dipakai? Simak jawabannya dalam ulasan mengenai jenis kulit hewan untuk bahan kerajinan berikut ini !

Jenis Kulit Hewan Yang Dapat Dijadikan Bahan Kerajinan

Indonesia sebagai negara tropis memiliki iklim yang sangat cocok untuk kehidupan banyak hewan. Beberapa hewan ini bisa dimanfaatkan untuk bahan kerajinan, khususnya bagian kulit. Berikut daftar kulit hewan yang bisa dimanfaatkan untuk kerajinan;

1. Kulit Domba

Kerajinan Kulit Domba

Hewan pertama yang bisa dimanfaatkan kulitnya untuk bahan kerajinan adalah kulit domba. Seperti yang kita ketahui bahwa kulit domba memiliki serat bulu yang lebat dan halus. Setelah dibersihkan dan dicuci dengan bersih, kulit domba sangat nyaman digunakan. 

Cara mendapatkan kulit domba ini cukup mudah yaitu dengan menguliti domba yang telah disembelih. Setelah diolah sedemikian rupa, kulit domba bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan jaket, karpet, rompi, dan masih banyak lagi.

Meskipun domba bukan termasuk ke dalam hewan liar, tetapi harga kulit hewan yang satu ini terbilang cukup mahal. Harga kulit domba ini berkisar antara Rp 31.000 – 35.000 per kaki kuadrat.

2. Kulit Sapi

Kerajinan Kulit Sapi

Jenis kulit hewan selanjutnya yang bisa dijadikan bahan kerajinan adalah kulit sapi. Kulit yang satu ini memiliki sifat anti sobek, tebal, dan kuat. Bagian permukaan kulit sapi memiliki tekstur kasar menyerupai kerikil kecil. Sehingga apabila diamati secara sekilas sangatlah estetik dan keren.

Kulit sapi ini kerap kali dimanfaatkan untuk kerajinan dalam dunia fashion. Contohnya tas kulit, sepatu kulit, ikat pinggang, dompet, dan kerajinan handmade lainnya. Harga kulit sapi ini tidak terlalu mahal yaitu berkisar antara Rp 16.000 – 18.000 per kg. 

3. Kulit Buaya

Kerajinan Kulit Buaya

Dibandingkan dengan kulit hewan lainnya, kulit buaya ini paling banyak diminati para perajin kulit. Teksturnya yang bersisik akan membuat kerajinan yang dihasilkan memiliki nilai estetik dan harga jual yang tinggi. Oleh karena itu, nilai kulit buaya mentah juga dibandrol dengan harga yang mahal pula.

Harga yang mahal tersebut tentu sebanding dengan kualitas yang akan didapat. Sebagai informasi, kulit buaya memiliki sifat anti air, tebal, dan sangat kuat. Oleh karena itu, kerajinan dari kulit buaya sangatlah awet dan tidak mudah rusak. Kulit buaya ini biasanya dimanfaatkan untuk keperluan fashion. Contohnya tas, baju, ikat pinggang, dan masih banyak lagi. 

Dengan adanya larangan untuk mengeksploitasi buaya, kini banyak perajin kulit yang membuat penangkaran buaya. Alhasil mereka tidak merusak ekosistem dan habitat asli hewan karnivora ini. 

selain membantu pelestarian hewan pemakan daging ini, dengan membuat penangkaran biaya produksi pun menjadi lebih rendah. Seperti yang sudah kami jelaskan di atas bahwa kulit buaya ini memiliki harga yang cukup tinggi. Untuk mendapatkan satu lembar kulit buaya ini anda harus mengeluarkan dana sebesar Rp 200.000 – 750.000.

4. Kulit Ular

Kerajinan Kulit Ular

Selain kulit buaya, kulit ular juga menjadi favorit para fashion designer dan perajin kulit. Motif yang unik dan sangat eksotis menjadi alasan utama mengapa kulit yang satu ini sangat diminati. Tidak kalah dari kulit buaya, kulit ular ini juga memiliki harga yang jual yang cukup tinggi.

Selain bahan yang sulit dicari, mahalnya harga kulit ular ini juga disebabkan karena teksturnya yang sangat tipis dan lembut. Apabila tidak diolah dengan baik, kulit ular ini bisa rusak dan tidak bisa dimanfaatkan lagi. Serupa dengan kulit buaya, kulit ular ini juga kerap dijadikan kerajinan dalam bidang fashion. Contohnya baju, tas, jaket, ikat pinggang, dll.

Dengan adanya larangan untuk mengeksploitasi hewan liar, para perajin kulit kini mulai membuat penangkaran hewan yang satu ini. Dengan ini mereka bisa tetap berproduksi tanpa harus mengganggu habitat asli hewan melata ini. 

Untuk mendapatkan satu lembar kulit ular ini, anda harus mengeluarkan dana sebesar Rp 30.000 – 35.000.

5. Kulit Kambing

Kerajinan Kulit Kambing

Satu lagi hewan yang bisa dimanfaatkan kulitnya untuk keperluan kerajinan yaitu kambing. Sama dengan kulit domba, kulit kambing ini memiliki sifat yang sangat kuat dan tebal. Meskipun demikian, kulit kambing ini tetap memiliki bulu yang halus dan lembut.

Setelah diolah sedemikian rupa, kulit kambing ini bisa menjadi kerajinan yang eksotis dan menawan. Kerajinan yang memanfaatkan kulit kambing ini sebagai bahan dasar antara lain sarung tangan, tas, karpet, tas tangan, dll.

Untuk membuat kerajinan dari kulit kambing ini, anda harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 36.000 – 40.000 untuk per lembarnya.

6. Kulit Macan

Kerajinan Kulit Harimau

Selain kulit buaya dan ular, kulit macan juga tak kalah populer dalam dunia kerajinan. Banyak sekali kerajinan yang menggunakan kulit macan ini sebagai bahan dasarnya. Sebut saja karpet, jaket, dompet, dan masih banyak lagi.

Motifnya yang unik dan eksklusif membuat kulit macan ini memiliki harga yang tinggi. selain itu, kelangkaan bahan juga menjadi salah satu faktor mahalnya kulit macan ini. seperti yang kita ketahui bahwa macan merupakan hewan yang dilindungi karena jumlahnya yang semakin langka.

Untuk bisa mendapatkan Rp 100 cm kulit macan ini, anda harus rela mengeluarkan kocek sebesar Rp 20.000.000 bahkan lebih. Diperkirakan harga kulit macan ini akan semakin mahal setiap tahunnya. Dengan harga kulit mentah yang fantastis, maka tak heran produk kerajinan berbahan dasar kulit macan ini memiliki harga selangit bahkan ratusan juta. 

Tips Memilih Jenis Kulit Hewan yang Dapat Dijadikan Bahan Kerajinan

1. Teliti Permukaan Kulit

Kulit yang memiliki kualitas tinggi, tentu memiliki tampilan luar yang bagus. Untuk itu, anda harus meneliti secara cermat bagian luar kulit hewan ini. Kulit yang berkualitas akan memiliki permukaan yang halus, rata, dan tidak pecah.

2. Cobalah Melipatnya

Karena terbuat dari kulit hewan asli, tentunya bahan ini akan memiliki elastisitas tinggi. Dengan ini kulit akan memiliki ketahanan terhadap kerutan atau sobekan. Untuk mengetes kualitas kulit, cobalah untuk melipatnya. Kulit yang bagus tidak akan pecah ataupun robek meskipun dilipat cukup kuat.

3. Cobalah Membakarnya Sedikit

Satu lagi cara untuk menguji kualitas kulit hewan yaitu dengan membakarnya. Bukan membakar sekaligus ya, anda cukup membakarnya sedikit pada permukaannya. Apabila tidak melepuh, artinya kulit tersebut berkualitas super.

Nah, itulah ulasan lengkap mengenai beberapa jenis kulit yang dapat dijadikan bahan kerajinan. Dengan beberapa tips di atas, semoga anda bisa mengetahui kulit dan produk kerajinan yang berkualitas tinggi. sehingga anda tidak akan tertipu dengan iming-iming kerajinan harga murah. 

Copyright 2021 rilmen.id