Mengenal Kulit Sintetis PU, Perbedaan & Cara Perawatannya

Mengenal Kulit Sintetis PU, Perbedaan & Cara Perawatannya

Sebagian dari Anda mungkin tidak terlalu berminat untuk memiliki produk kerajinan kulit asli, karena harganya yang dibanderol mahal. Namun Anda tidak perlu khawatir, ada satu jenis kulit yang bentuknya menyerupai kulit asli yaitu kulit sintetis PU.

Untuk lebih mengenalnya artikel ini akan membahas tentang kulit ini, mulai dari pengertian, karakteristik, perbedaannya dengan kulit sintetis lain hingga cara perawatannya akan dibahas pada artikel ini. Tidak terlalu berlama-lama, untuk penjelasannya silahkan simak berikut ini.

Apa itu Kulit PU ?

Apa itu Kulit PU

Polyurethane Leather yang merupakan kepanjangan dari kata PU Leather adalah salah satu jenis bahan kulit sintetis atau imitasi. Jenis kulit ini hampir mirip dengan kulit asli, maka dari itu kulit ini sering disebut juga dengan kulit bicast.

Beberapa produsennya memang melapiskan sedikti kulit asli pada saat pembuatannya, sehingga banyak yang mengatakan jenis kulit ini adalah kulit buatan manusia. Inovasi ini muncul lantaran begitu mahalnya harga kulit asli.

Oleh karenanya para produsen kulit berpikir bagaimana agar bisa menjual nuansa kulit asli dengan harga yang murah dan akhirnya tercetuslah ide untuk melapisi kulit asli dengan lapisan polyurethane, sehingga hasilnya nampak terlihat seperti kulit asli.

Harga yang murah jelas jenis kulit ini diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak mampu membeli kulit asli karena harganya yang mahal. Dengan demikian euphoria menggunakan produk-produk berbahan dasar kulit juga bisa dirasakan oleh semua kalangan.

Karena hanya imitasi, maka tidak heran jika jenis kulit ini tidak awet layaknya kulit asli. Namun dengan jenis kulit ini paling tidak Anda sudah bisa merasakan sensasi menggunakan kulit asli pada produk yang Anda kenakan. Sehingga Anda bisa menyesuaikan dengan tren fashion berbahan dasar kulit yang sedang tren.

Produk-produk fashion yang biasa menggunakan jenis kulit ini adalah seperti produk berbahan dasar kulit lainnya, yaitu tas, sepatu, ikat pinggang dan sebagainya. Memang jenis kulit imitasi tidak hanya PU saja, namun yang banyak beredar di masyarakat adalah produk-produk yang berbahan dasar kulit PU.

Jenis kulit PU memiliki karakteristik tersendiri dengan jenis kulit imitasi lainnya. Perbedaan yang paling menonjol biasanya adalah dari segi bau atau aroma dari kulitnya. Dimana jenis kulit ini aromanya lebih mirip kulit asli jika dibandingkan dengan kuli imitasi lain.

Selain itu bahan dari kulit PU juga unggul jika dibandingkan kulit imitasi lain, pertama kulit PU sangat tahan terhadap gesekan, kedua kulit PU tahan lama dan tidak cepat aus, meskipun demikian daya tahannya tidak seperti kulit asli. Ketiga kulit PU tahan terhadap bahan kimia ringan, keempat kulit PU tahan cuaca dingin.

Satu-satunya keunggulan dari kulit PU adalah bisa dicuci langsung dengan air. Hal ini berbeda dengan kulit asli yang sangat tidak dianjurkan dicuci langsung dengan menggunakan air. Selain murah sebab inilah kulit PU banyak diminati oleh masyarakat.

Untuk lebih jelasnya berikut ini admin meringkas karakteristik dari Bahan PU, dimana karakteristik ini adalah yang paling menonjol jika dibandingkan dengan jenis bahan kulit imitasi lainya. Langsung saja berikut karakteristiknya :

  1. Kulitnya terasa ringan dan memiliki pori layaknya kulit asli, sehingga membuat produk yang menggunakan kulit ini tidak cepat lembab.
  2. Tekstur kulitnya fleksibel dan lentur bisa menyesuaikan dengan suhu ruangan penyimpanan
  3. Kulitnya lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan bahan kulit imitasi lainnya. Hal ini karena tidak banyak bahan kimia yang digunakan dalam proses pembuatannya.
  4. Memiliki daya tahan yang lebih kuat jika dibandingkan dengan kulit imitasi lainnya. Namun daya tahannya tidak seperti kulit asli.

Beda Kulit PU dan Kulit Sintetis PVC

Terdapat banyak jenis kulit sintetis yang beredar di pasaran. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Umumnya yang sering beredar di pasaran adalah kulit imitasi berjenis PU dan PVC. Kepanjangan dari kulit PU adalah kulit Polyurethane dan PVC adalah kulit Polyvinyl Chloride.

  • Kulit Sintetis PVC

Kulit Sintetis PVC

Sebelum adanya kulit PU, kulit PVC adalah jenis kulit imitasi yang banyak beredar di pasaran. Dari sisi proses pembuatan kedua jenis kulit ini hampir sama, namun yang membedakan yaitu jika kulit PU menggunakan lapis pertama kulit asli sedangkan kulit PVC menggunakan tekstil.

Dinamakan Polyvinyl Chloride karena lapisan inti yang digunakan dalam kulit ini adalah terbuat dari tekstil. Lapisan tekstil yang digunakan seperti kanvas, katun, dan lapisan PVC. Maka dari itu permukaan kulit yang dihasilkan adalah sangat kaku dan mudah sobek.

Salah satu keunggulannya adalah permukaan terlihat mengkilap layaknya plastik, sehingga untuk proses pembersihannya sangat mudah. Meskipun demikian daya tahan dari kulit imitasi yang satu ini sangat rapuh dan jika Anda menginginkan kulit yang awet maka jenis kulit ini sama sekali tidak direkomendasikan.

  • Kulit sintetis PU

Kulit sintetis PU

Setelah munculnya kulit PU kulit PVC semakin meredup popularitasnya. Ini dikarenakan kualitas yang ditawarkan pada kulit PU lebih unggul jika dibandingkan dengan kulit PVC. Saking unggulnya, banyak yang mengatakan kulit PU adalah imitasi tingkat tinggi dari kulit asli.

Jika kulit PVC lapisan utamanya berasal dari tekstil, maka kulit PU adalah sedikit kulit asli. Memang tidak semua kulit PU menggunakan kulit asli sebagai lapisan utamanya. Sebagian produsen memang hanya mengandalkan susunan bahan kimia aditif yang ada pada PVC.

Oleh karenanya sebagian kulit PU yang ditemukan akan memiliki permukaan kulit yang halus dan mengkilap. Namun karena keahlian pembuatnya bisa menjadikan kulit sintetis PU ini menyerupai kulit asli pada umumnya. Selain itu yang membedakan dengan kulit PVC pastinya adalah harganya.

Harga kulit PU lebih mahal jika dibandingkan dengan PVC, ini karena kulit PU adalah imitasi tingkat tinggi dari kulit asli. Maka dari itu untuk tetap menjaga kualitas dari kulitnya juga dibutuhkan perawatan khusus layaknya kulit asli. Perawatan ini akan di bahas di bawah ini.

Cara Merawat Produk Berbahan Kulit PU

Cara Merawat Produk Berbahan Kulit PU

Supaya kulit PU Anda tetap awet dan tidak cepat usang maka diperlukan perawatan khusus. Perawatan ini bisa Anda lakukan dengan mudah dan alat yang dibutuhkan pun juga ada di sekitar kita. Berikut ini tips perawatannya :

  1. Hindari memegang kain dengan keadaan tangan berminyak. Hal ini dilakukan untuk menghindari permukaan dari timbulnya jamur.
  2. Hindari paparan sinar matahari secara langsung. Karena kulit ini mudah usang, maka menjauhkan dari sinar UV (ultra violet) adalah hal yang tepat.
  3. Jika kulit basah, maka segera lap dengan tisu atau kain kering. Hal ini bertujuan agar permukaan tidak lembab dan menghindari timbulnya jamur.
  4. Untuk perawatan harian, Anda bisa mengoleskan wax khusus kulit. Upaya ini dilakukan agar kualitas kulit bisa tetap terjaga sepanjang waktu.

Demikianlah penjelasan tentang kulit imitasi PU. Semoga dengan adanya artikel ini bisa menambah wawasan Anda tentang jenis-jenis kulit imitasi dan Anda tidak akan tertipu ketika membeli produk kerajinan kulit di pasaran. Dan bagi Anda yang memiliki produk kulit PU, Anda bisa mengikuti tips perawatannya. 

Copyright 2021 rilmen.id