Sejarah Kerajinan Kulit dan Perkembangannya Sampai Sekarang

Sejarah Kerajinan Kulit dan Perkembangannya Sampai Sekarang

Kerajinan kulit sangat diminati banyak orang, selain digunakan untuk fashion produk berbahan dasar kulit sangat nyaman saat digunakan dan sangat tahan lama (Jika dirawat dengan benar). Kerajinan kulit dibedakan menjadi 2 jenis berdasarkan bahan dasarnya yaitu kulit sintetis dan kulit dari binatang. Kebanyakan kerajinan kulit hewan berasal dari kulit sapi tapi ada juga bahan kulit binatang lainnya seperti kerbau, rusa, kuda, kambing, serigala, rubah, tikus, kelinci, ular, buaya, dan hewan lain seperti jerapah dan zebra (meskipun ini jauh lebih jarang). Mari kita simak sejarah kerajinan kulit dan penggunaan kulit dari zaman prasejarah sampai dengan hari ini

1. Sejarah Kerajinan Kulit di Zaman Pra Sejarah dan Kuno (pra 50.000 SM)

Sepanjang waktu manusia telah berburu binatang dan menggunakan sebanyak mungkin bagian tubuh mereka untuk hidup. Pada zaman prasejarah dan kuno. Umumnya manusia akan  menggunakan kulit binatang sebagai pakaiannya, dengan bulu yg masih ada di atasnya  yang berfungsi untuk perlindungan.

Penusuk tulang paling awal diketahui muncul antara 84.000 dan 72.000 tahun yang lalu di Afrika Selatan. Berdasarkan pola keausan mereka, diyakini digunakan  untuk menusuk bahan.

2. Kulit di Zaman Batu (50.000-3.000 SM)

Di Zaman Batu, kita mulai melihat beberapa alat penyamakan kulit paling awal yang dikonfirmasi sekitar 5.000 SM, di Sumer kuno (Irak selatan modern). Alas kulit tertua diketahui telah ditemukan di sebuah gua di Armenia, berasal dari sekitar 3.500 SM, Itu sangat tua !

sepatu kulit tertua di dunia
Sepatu Kulit Tertua di Dunia
Sumber Gambar : armos

3. Kulit di Zaman Perunggu (3.000 – 1300 SM)

Alat alat yang terbuat dari batu masih sangat popular selama periode ini, dan kulit menjadi bahan yang lebih popular untuk dikerjakan, dan masih digunakan untuk pakaian (Penutup kepala, sepatu, dan pakaian umum lainnya), sementara juga menemukan kegunaan pelindung lainnya seperti perisai yang digunakan dalam pertempuran

4. Kulit di Zaman Besi (1200 – 230 SM)

Kami melihat terus penggunaan kulit di daerah lain selama ini, termasuk untuk perhiasan. Salah satu contohnya adalah pita lengan yang diruncingkan di sekitar bisep seorang pria yang tingginya hampir 6.6, cukup tinggi untuk saat itu. Kukunya juga dijaga dengan baik menandakan dia tidak sering terlibat dalam pekerjaan kasar, dan mungkin dari kelas atas. Perhiasan kulit selama ini mungkin dianggap sebagai barang mewah.

sandal kulit zaman besi
Sandal Kulit di Zaman Besi
Sumber Gambar : Bergbau Museum

5. Kulit di Zaman Mesir Kuno (3000 – 300 SM)

Kita melihat referensi tertulis pertama tentang kulit di Mesir Kuno sekitar 1.300 SM. Penyamakan kulit juga merupakan proses yang sangat bau, dan karena itu, penyamakan kulit terletak jauh dari tempat orang tinggal sehingga tidak akan menimbulkan masalah karena baunya.

6. Kulit di Zaman Yunani Kuno ( Abad ke 8 SM – 0 SM)

Di Yunani Kuno, kerajinan kulit masih digunakan untuk perlindungan kaki dalam bentuk sandal yang sangat popular. Dan terus digunakan untuk tujuan pertahanan dalam perisai, dan bahkan penggunaannya diperluas ke dalam bentuk tas untuk membawa barang – barang lainnya.

sepatu kulit zaman yunani kuno

7. Kulit di Zaman Roma Kuno (Abad ke 9 SM – 476 M)

Bangsa Romawi juga menggunakan peralatan yang berbahan dasar kulit seperti pakaian, sepatu, perisai, ikat pinggang, harness, sepatu boot, pelana, dan tenda, Sebagian besar konsumennya adalah Militer Romawi.

Untuk memproduksi kulit, orang Romawi menyamaknya hingga menghasilkan bahan kulit yang lebih lembut. Atau, mereka akan merendamnya dalam tawas untuk menghasilkan bahan yang lebih lembut. Bahan kulit yang belum di proses yang disediakan oleh tukang daging bias di ubah menjadi kulit mentah dan siap dijadikan sol sepatu yang tahan lama.

8. Kulit di Abad Pertengahan (Eropa, 4-1500 M)

Popularitas dan teknologi kerajinan kulit di abad ini terus berkembang, Jauh lebih banyak dengan perkakas, melukis mewarnai, dan mengukir. Juga digunakan untuk pakaian, sarung pisau, sepatu, perkamen , sadel, buku, kotak, dan yang lainnya.

9. Kulit di Abad Pembaruan (1350an – 1650an M)

Pada abad ini beragam barang – barang dan kerajinan berbahan dasar kulit sudah memiliki banyak kegunaan untuk membentuk, menstempel, dan mencetak untuk tujuan seni dan fungsional, seta penggunaan luas dalam mantel, celana, gelang, gaun, hangar, kantung, tas, topi, perisan dan segala macam perlindungan tubuh lainnya.

10. Kulit di Abad Pencerahan ( 1650an – 1780an)

Hampir sama seperti abad pembaruan, tapi ada peningkatan di teknik fashion dan finishing. Digunakan untuk buku sampul, dan juga digunakan untuk membuat sepatu yang lebih mewah serta untuk berbagai keperluan militer.

11. Kulit di Zaman Revolusi Industri (1750an – 1900 M)

Perubahan besar terhadap kerajinan kulit terjadi pada zaman ini. Mesin – mesin industri memungkinkan produksi kulit menjadi jauh lebih cepat. Mesin itu sendiri juga mendapatkan manfaat dari sabuk mesin berbahan dasar kulit untuk menggerakkan mereka. Produksi kulit mencapai puncaknya selama pertengahan revolusi industri.

Pada tahun 1818 M Kulit Paten dikembangkan. Ini adalah jenis kulit yang dilapisi dengan lapisan mengkilap, memberikan penampilan yang sangat menyenangkan.

Pada tahun 1858 M penyamakan kromium ditemukan. Dengan menggunakan mineral dan proses yang jauh lebih ccepat daripada penyamakan sayuran yang ada. Ini memungkinkan proses produk kulit akan menjadi lebih cepat, lebih tipis, dan lebih lembut.

kerajinan kulit zaman revolusi industri

12. Kulit di Zaman Modern (1900 – sekarang)

Saat ini, kulit digunakan dalam volume tinnggi dan lintas industry. Ada beberapa proses untuk penyamakan termasuk sayuran, chrome, aldehyde, brain dan penyamakan alum. Ini tersedia dalam beberapa tingkatan, banyak warna, dan digunkakan di hamper setiap bidang kehidupan.

Hampir setiap orang memiliki sesuatu yang terbuat dari bahan dasar kulit yang mereka gunakan setiap hari, bias berupa dompet, gantungan kunci, pelana, celemek, topi, atau hamper apa pun. Sungguh luar biasa memikirkan seberapa jauhnya penggunaan kulit yang telah terjadi selama ribuan tahun, Sungguh menakjubkan juga betapa miripnya beberapa proses untuk menghasilkan dan menggunakannya, bahkan bertahun – tahun kemudian. Kulit benar – benar bahan abadi.

Metode Pembayaran

BCA-LOGO.png
FormatFactoryMandiri.png
BRI-LOGO.png
BNI.png

Copyright 2020 rilmen.id

×

Daftar Isi